ZINK MINERAL KECIL PERAN BESAR UNTUK IMUN & LUKA CEPAT SEMBUH
Zink adalah mineral yg dibutuhkan tubuh walaupun jumlah kebutuhannya sedikit, tetapi perannya sangat penting.
Fungsi zink adalah membantu mempercepat penyembuhan luka, menjaga daya tahan tubuh, mendukung pertumbuhan anak, dan menjaga kesehatan kulit serta rambut.
A. Kebutuhan Zink Orang Dewasa
Menurut AKG Kemenkes RI 2019:
- Wanita: 8 mg/hari.
- Pria: 10 mg/hari.
- Anak-anak, ibu hamil & menyusui: kebutuhannya lebih tinggi.
B. Tanda-tanda Kekurangan & Kelebihan Zink
Kekurangan / Hipozinkemia: sering flu, sariawan, luka lama sembuh, rambut rontok, nafsu makan menurun, gangguan indera pengecap & penciuman, pertumbuhan anak terhambat.
Kelebihan / Toksisitas: mual, muntah, diare, sakit kepala, kram perut, dan mengganggu penyerapan tembaga + zat besi jika dikonsumsi jangka panjang.
C. Sumber Zink
1. Sumber Hewani - penyerapan paling baik: daging sapi, daging ayam, hati sapi, telur, ikan sarden, dan tiram.
2. Sumber Nabati & Biji-bijian- penyerapan lebih rendah karena ada fitat: kacang mete, kacang kedelai, kacang merah, biji labu, wijen, dan gandum utuh.
3. Sumber Lain: keju, susu, yoghurt, dan oatmeal.
D. Tanaman Obat yang Mengandung Zink
Catatan: kadar zink pada tanaman obat relatif kecil. Fungsinya lebih sebagai pendukung, bukan sumber utama.
1. Daun Kelor: kaya zat besi, vitamin C, dan mengandung zink. Bagus untuk membantu mempercepat penyembuhan luka dan imun.
2. Biji Pepaya : dikeringkan dan ditumbuk. Secara tradisional digunakan membantu mengatasi cacingan. Kandungan zink + enzim papain membantu kesehatan usus.
3. Kulit Manggis: direbus airnya. Antioksidan xanthone + zink di dalamnya dipercaya membantu melawan peradangan.
4. Temu Ireng: rimpangnya untuk menaikkan nafsu makan anak. Kandungan zink di dalamnya membantu fungsi indera pengecap.
Referensi:
1. Kemenkes RI. Tabel Angka Kecukupan Gizi 2019.
2. Dalimartha S. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 1-6, 2008.
3. NIH. Zinc: Fact Sheet for Health Professionals, 2022.